Tekan enter untuk melihat hasil dan esc untuk batal

Mendalami… Terjemahan Lirik Lagu Paul Anka – Papa

5 min read

Tentang Paul Anka

Paul Anka merupakan penyanyi berkebangsaan Kanada keturunan Lebanon. Lagunya yang terkenal antara lain “Having My Baby”, “Diana”, dan “Lonely Boy”. Wikipedia

Terjemahan Lirik Lagu Papa – Paul Anka

Everyday my papa would work
Setiap hari Papaku akan bekerja

To try to make ends meet
Untuk mencoba memenuhi kebutuhan

To see that we would eat
Untuk memastikan kami makan

Keep those shoes upon my feet
Mengajarkanku menjadi seseorang mandiri

Every night my papa would take me
Setiap malam Papaku akan menggendongku

And tuck me in my bed
Dan meletakkan ku di tempat tidur

Kiss me on my head
Mencium kepalaku

After all my prayers were said
Setelah semua doa-doa ku sampaikan

And there were years
Dan beberapa tahun berlalu

Of sadness and of tears
Dari kesedihan dan air mata

Through it all
Melalui semuanya

Together we were strong, we were strong
Bersama-sama kita kuat, kita kuat

Times were rough
Masa-masa menjadi sulit

But Papa he was tough
Tapi Papa selalu tangguh

Mama stood beside him all along
Mama berdiri disampingnya selama ini

Growing up with them was easy
Tumbuh bersama mereka itu mudah

The time had flew on by
Waktu kian berlalu

The years began to fly
Tahun demi tahun pun berganti

They aged and so did I
Mereka menua dan aku pun juga

And I could tell
Dan aku bisa tahu

That mama she wasn’t well
Ketika Mama sedang sakit

Papa knew and deep down so did she
Papa mengetahuinya dan jauh di dalam lubuk hatinya, Mama juga

So did she
Mama juga

When she died
Ketika Mama meninggal

Papa broke down and he cried
Papa terpuruk dan menangis

And all he could say was, “God, why her? Take me!”
Dan yang dia bisa katakan hanyalah, “Tuhan, mengapa dia? Ambil aku!”

Everyday he sat there sleeping in a rocking chair
Setiap hari dia duduk dan tertidur di kursi goyangnya

He never went upstais
Dia tidak pernah ingin keatas

Because she wasn’t there
Karena dia tahu, dia (mama) tidak disana

Then one day my Papa said,“Son, I’m proud of how you’ve grown”
Lalu suatu hari Papaku mengatakan, “Nak, aku bangga dengan bagaimana kamu tumbuh”

He said, “Go out and make it on your own.Don’t worry. I’m O.K. alone.”
Dia berkata, “Pergilah dan lakukan sendiri. Jangan khawatir. Aku sendirian.”

He said, “There are things that you must do”
Dia berkata, “Ada hal-hal yang harus kamu lakukan”

He said, “There’s places you must see”
Dia berkata, “Ada tempat-tempat yang harus kamu lihat”

And his eyes were sad as he
Dan matanya sedih saat dia

As he said goodbye to me
Saat dia mengucapkan selamat tinggal padaku

Every time I kiss my children
Setiap kali ku cium anak-anakku

Papa’s words ring true
Kata-kata Papa terbukti benar

He said, “Children live through you.Let them grow! They’ll leave you, too”
Dia berkata, “Anak-anak hidup melaluimu. Biarkan mereka tumbuh! Mereka akan meninggalkanmu, juga”

I remember every word Papa used to say
Aku ingat setiap kata yang biasa dikatakan Papa

I kiss my kids and pray
Kumencium anak-anakku dan berdoa

That they’ll think of me
Bahwa mereka akan memikirkan aku

Oh how I pray
Oh bagaimana aku berdoa

They will think of me
Mereka akan memikirkanku

That way
Seperti itu

Someday
Suatu saat nanti

Mendalami Makna Lirik

Lagu yang dirilis tahun 1974 ini memiliki pemaknaan yang syarat akan perjuangan dan prinsip seorang Ayah. Dalam membina keluarga, seorang ayah akan berjuang untuk menghidupi seluruh anggota keluarga. Memastikan istri dan anak-anak sudah makan sepulangnya bekerja, memastikan kebutuhan keluarga terpenuhi dan meletakkan kepentingan keluarga lebih dulu di banding dirinya. Seorang ayah yang juga mampu memberi wibawa untuk anak-anaknya, sebagai investasi ketika anak-anaknya tlah tumbuh besar.

Di dalam masa sulit dan berat, ayah menunjukkan sikap kepemimpinannya sebagai seorang lelaki yang tangguh. Menjadi payung peneduh ketika ada hujan badai menerpa, menjadi pelindung terdepan ketika badai menghampiri dan memasang badan pertama ketika tekanan deras datang. Namun, di balik kuatnya seorang ayah, ia akan menangis juga. Kehilangan seorang sandaran hati akan membuatnya merasa kehilangan yang teramat. Sosok ayah yang memiliki kelemahan perasaan ketika harus kehilangan setengah dari dirinya yaitu istrinya.

Saat masa tua, selain mulai lelah. Rasa kekhawatiran akan kehilangan seringkali menghampirinya. Kehilangan istrinya, kemampuan dan kekuatan fisiknya. Namun, ketangguhan seorang ayah akan tertanam sampai ia mati, saat anak-anaknya tumbuh dewasa. Ia harus siap ditinggalkan anak-anaknya untuk memulai hidup baru. Seperti apa yang ayah sudah katakan saat semasa kecil anaknya, untuk trus menjadi lelaki kuat dan tangguh.

Seorang ayah akan menjadi panutan pertama untuk setiap anak-anak di dunia ini. Apa yang di temukan pada diri seorang ayah akan menjadi refleksinya di masa mendatang. Seperti yang di ucapkan Paul Anka di dalam lagu tersebut:

Children live through you. Let them grow! Anak-anak hidup melaluimu. Biarkan mereka tumbuh!

Di dalam diri seorang anak, mengalir darah yang membawa sifat dan kekuatan ayahnya. Maka, berbanggalah dengan apa yang ada di dalam dirimu karena itu merupakan investasi besar dari ayah.

Bagian yang paling membuatku terharu di lagu ini, saat ia mengucapkan:

Then one day my Papa said,“Son, I’m proud of how you’ve grown”
Lalu suatu hari Papaku mengatakan, “Nak, aku bangga dengan bagaimana kamu tumbuh”

He said, “Go out and make it on your own. Don’t worry. I’m O.K. alone.”
Dia berkata, “Pergilah dan lakukan sendiri. Jangan khawatir. Aku sendirian.”

He said, “There are things that you must do”
Dia berkata, “Ada hal-hal yang harus kamu lakukan”

He said, “There’s places you must see”
Dia berkata, “Ada tempat-tempat yang harus kamu lihat”

Dengan kuatnya seorang ayah memotivasi anaknya untuk berusaha menjadi anak yang berani. Maju mengejar apa yang ingin di perjuangkan. Walau, di dalam hatinya ia tahu bahwa ia akan kehilangan.

Hingga suatu saatnya nanti, ketika kamu menjadi ayah. Kamu menyadari kekuatan yang tertanam dalam dirimu adalah dari ayahmu. Jelmaan itu hadir dalam caramu membesarkan anak-anak, kamu sadar bahwa yang ayah katakan dan sampaikan selama ini benar. Bahwa kamu juga harus menjadi seorang ayah yang Tangguh.

Harry Sunaryo

An IT Enthusiast. Founder Sanggar IT Lombok & Agromina.id. System Analyst. Android Programmer. IT Consultant. Writer on Lombokit.com.

Yunita Alfiana Aziza

Public Relation. Women Equality Advocate. Founder & CEO YAA Production. Writer on blog.lombokit.com

http://blog.lombokit.com

id_IDBahasa Indonesia
Share via
Copy link
Powered by Social Snap